Rekomendasi Bahan Popok Untuk Cegah Ruam Popok

12/11/2021

Page Views: 2

Melihat perkembangan si kecil yang tumbuh pesat merupakan kebahagian bagi para orang tua. Hal inilah yang mendorong para orang tua akan berusaha selalu memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Terutama pada kenyamanan si kecil dalam menggunakan popok. Tentu pemilihan popok dengan bahan aman dan nyaman menjadi pertimbangan. Makuku Family sebagai konsultan ibu dan anak akan selalu membantu para orang tua dalam merawat si kecil.

Para orang tua tidak boleh sembarang dalam memilih popok si kecil. Meski terlihat sepele, namun dampaknya sangat memengaruhi Kesehatan si kecil jika salah memilih. Mengingat, kulit si kecil yang masih rentan dan sensitif tidak seperti orang dewasa. Bahan popok yang mengandung bahan berbahaya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah ruam kulit akibat popok.

Menurut dr. Scorpicanrus Andreas Tumpal Andreas, M.Ked, Sp., dokter spesialis anak, ruam popok adalah kondisi kemerahan pada kulit bayi di daerah sekitar pemakaian popok. Hal ini disebabkan adanya suasana lembab di sekitar pemakaian popok sehingga muncul infeksi akibat jamur. “Ruam popok juga dapat disebabkan oleh kemampuan, fungsi dan anatomi kulit bayi karena fungsi kulitnya belum sebaik orang dewasa sehingga bahan-bahan popok yang basah atau lembab dapat memicu infeksi jauh lebih cepat dari orang dewasa,” ujar dr. Andreas.

Selain itu, penting diketahui oleh para orang tua bahwa ada faktor lain yang dapat meningkatkan risiko ruam popok. Pertama, bayi memiliki riwayat alergi atau dermatitis atopik. “Pemakaian popok yang kurang tepat seperti ukurannya, bahannya yang tidak baik dan daya serapnya tidak maksimal serta tidak mengganti popok dalam waktu 3-4 jam,” jelas dr. Andreas.

Selain ruam, ini bahaya salah pilih popok

Bukan hanya ruam kulit, salah pilih popok juga dapat memicu infeksi bakteri yang menyebabkan demam. Parahnya lagi, ruam popok yang tidak segera ditangani dapat menjadi nanah. “Saat terjadi ruam popok, bakterinya nanti akan menempel dan memicu adanya infeksi bakteri. Efeknya nanti akan ke seluruh tubuh, misalnya anaknya demam atau nanti ruamnya ada nanahnya. Jika hal itu terjadi, maka penanganannya juga akan berbeda,” jelas dr. Andreas.

dr. Andreas menambahkan, ruam popok berbahaya jika tidak segera ditangani karena terjadi pada daerah alat vital anak. Ruam popok lama kelamaan akan menimbulkan nyeri sehingga membuat bayi tidak nyaman dan memengaruhi kurangnya waktu tidur dan kualitas menyusui bayi. Saat kualitas menyusui berkurang, pertumbuhan bayi akan terhambat.

“Si kecil harus dibawa ke dokter jika terjadi gangguan missal anak yang mulai rewel, ditemukan infeksi, ruam hebat sampai menimbulkan luka-luka. Biasanya anak akan diberikan obat atau cream yang berbeda dari baby cream pada umumnya,” kata dr. Andreas.

Standar pemilihan popok yang tepat untuk bayi sesuai usia

Melihat risiko dan dampaknya terhadap kulit bayi, dr. Andreas memiliki tips bagaimana cara memilih popok yang baik sesuai dengan usianya. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan ukuran, berat badan dan mengenali jenis popok.

Terdapat dua jenis popok untuk bayi. popok dengan model perekat pada umumnya digunakan untuk bayi baru lahir atau newborn. Saat bayi mulai merangkak dr Andreas menyarankan untuk menggunakan popok jenis celana.

“Setiap kemasan popok seharusnya tertera ukuran dan penggunaan popok untuk usia  berapa. Tetapi, lihat postur anak meski beratnya sama karena ada yang lebih pendek atau tinggi. Jadi ukuran harus diperhatikan. Jika kita lihat popok sudah terlalu ketat sama kulit, itu saatnya diganti,” kata dr. Andreas.

Produk baru Makuku

Popok Makuku merupakan popok generasi terbaru dengan kandungan SAP (super absorbent polymer), struktur yang stabil, penyerapan kecepatan tinggi dan menyerap secara merata. Struktur yang stabil membuat popok Makuku tidak mudah menggumpal dan jatuh serta membuat bayi tidak merasa berat saat bergerak. Penyerapan kecepatan tinggi dan merata membuat air yang masuk ke popok akan dengan cepat diserap secara merata sehingga dapat melindungi pantat bayi dengan lebih baik dan mengurangi risiko ruam merah.

Untuk mendapatkan informasi terbaru tentang produk Makuku dan seputar parenting, jangan lupa follow Instagram @makuku.indonesia.family dan nantikan terus promo-promo menariknya di Marketplace kesayangan Anda di Shopee, Lazada, TikTok, BliBli, Tokopedia, JD.ID, Orami dan TikTok Shop. Makuku Family sebagai konsultan ibu dan anak, siap mendukung pertumbuhan anak Indonesia. (Aq/Mkk)

Rekomendasi Bahan Popok Untuk Cegah Ruam Popok

12/11/2021

Page Views: 2

Melihat perkembangan si kecil yang tumbuh pesat merupakan kebahagian bagi para orang tua. Hal inilah yang mendorong para orang tua akan berusaha selalu memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Terutama pada kenyamanan si kecil dalam menggunakan popok. Tentu pemilihan popok dengan bahan aman dan nyaman menjadi pertimbangan. Makuku Family sebagai konsultan ibu dan anak akan selalu membantu para orang tua dalam merawat si kecil.

Para orang tua tidak boleh sembarang dalam memilih popok si kecil. Meski terlihat sepele, namun dampaknya sangat memengaruhi Kesehatan si kecil jika salah memilih. Mengingat, kulit si kecil yang masih rentan dan sensitif tidak seperti orang dewasa. Bahan popok yang mengandung bahan berbahaya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah ruam kulit akibat popok.

Menurut dr. Scorpicanrus Andreas Tumpal Andreas, M.Ked, Sp., dokter spesialis anak, ruam popok adalah kondisi kemerahan pada kulit bayi di daerah sekitar pemakaian popok. Hal ini disebabkan adanya suasana lembab di sekitar pemakaian popok sehingga muncul infeksi akibat jamur. “Ruam popok juga dapat disebabkan oleh kemampuan, fungsi dan anatomi kulit bayi karena fungsi kulitnya belum sebaik orang dewasa sehingga bahan-bahan popok yang basah atau lembab dapat memicu infeksi jauh lebih cepat dari orang dewasa,” ujar dr. Andreas.

Selain itu, penting diketahui oleh para orang tua bahwa ada faktor lain yang dapat meningkatkan risiko ruam popok. Pertama, bayi memiliki riwayat alergi atau dermatitis atopik. “Pemakaian popok yang kurang tepat seperti ukurannya, bahannya yang tidak baik dan daya serapnya tidak maksimal serta tidak mengganti popok dalam waktu 3-4 jam,” jelas dr. Andreas.

Selain ruam, ini bahaya salah pilih popok

Bukan hanya ruam kulit, salah pilih popok juga dapat memicu infeksi bakteri yang menyebabkan demam. Parahnya lagi, ruam popok yang tidak segera ditangani dapat menjadi nanah. “Saat terjadi ruam popok, bakterinya nanti akan menempel dan memicu adanya infeksi bakteri. Efeknya nanti akan ke seluruh tubuh, misalnya anaknya demam atau nanti ruamnya ada nanahnya. Jika hal itu terjadi, maka penanganannya juga akan berbeda,” jelas dr. Andreas.

dr. Andreas menambahkan, ruam popok berbahaya jika tidak segera ditangani karena terjadi pada daerah alat vital anak. Ruam popok lama kelamaan akan menimbulkan nyeri sehingga membuat bayi tidak nyaman dan memengaruhi kurangnya waktu tidur dan kualitas menyusui bayi. Saat kualitas menyusui berkurang, pertumbuhan bayi akan terhambat.

“Si kecil harus dibawa ke dokter jika terjadi gangguan missal anak yang mulai rewel, ditemukan infeksi, ruam hebat sampai menimbulkan luka-luka. Biasanya anak akan diberikan obat atau cream yang berbeda dari baby cream pada umumnya,” kata dr. Andreas.

Standar pemilihan popok yang tepat untuk bayi sesuai usia

Melihat risiko dan dampaknya terhadap kulit bayi, dr. Andreas memiliki tips bagaimana cara memilih popok yang baik sesuai dengan usianya. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan ukuran, berat badan dan mengenali jenis popok.

Terdapat dua jenis popok untuk bayi. popok dengan model perekat pada umumnya digunakan untuk bayi baru lahir atau newborn. Saat bayi mulai merangkak dr Andreas menyarankan untuk menggunakan popok jenis celana.

“Setiap kemasan popok seharusnya tertera ukuran dan penggunaan popok untuk usia  berapa. Tetapi, lihat postur anak meski beratnya sama karena ada yang lebih pendek atau tinggi. Jadi ukuran harus diperhatikan. Jika kita lihat popok sudah terlalu ketat sama kulit, itu saatnya diganti,” kata dr. Andreas.

Produk baru Makuku

Popok Makuku merupakan popok generasi terbaru dengan kandungan SAP (super absorbent polymer), struktur yang stabil, penyerapan kecepatan tinggi dan menyerap secara merata. Struktur yang stabil membuat popok Makuku tidak mudah menggumpal dan jatuh serta membuat bayi tidak merasa berat saat bergerak. Penyerapan kecepatan tinggi dan merata membuat air yang masuk ke popok akan dengan cepat diserap secara merata sehingga dapat melindungi pantat bayi dengan lebih baik dan mengurangi risiko ruam merah.

Untuk mendapatkan informasi terbaru tentang produk Makuku dan seputar parenting, jangan lupa follow Instagram @makuku.indonesia.family dan nantikan terus promo-promo menariknya di Marketplace kesayangan Anda di Shopee, Lazada, TikTok, BliBli, Tokopedia, JD.ID, Orami dan TikTok Shop. Makuku Family sebagai konsultan ibu dan anak, siap mendukung pertumbuhan anak Indonesia. (Aq/Mkk)

© 2021 Makuku Family